Skip to main content

Jerawat oh jerawat


Perjalanan Gw Melawan Jerawat

Hello epribadih!
Di sini gw mau share pengalaman pribadi tentang jerawat.

Jujur, alasan gw nulis ini karena udah lelah banget baca artikel-artikel yang isinya cuma ngomongin bahan alami “katanya bisa blablabla”, atau malah ujung-ujungnya jualan produk nggak jelas. Ini murni pengalaman pribadi gw sendiri, tanpa sponsor, tanpa jualan.

Awalnya, muka gw baik-baik aja — bahkan bisa dibilang keren lah ya 😎
Kalau jerawatan pun cuma satu dua, gw pencet, langsung hilang tanpa bekas. Kadang gw mikir, “wah jangan-jangan gw beda dari manusia normal wkwkwkw” (jangan baper, bercanda ya). Tapi serius, kulit gw dulu mulus banget, meskipun sawo matang dan jelas bukan putih — tapi ya lumayanlah buat ukuran muka.

Hingga suatu hari, negara api menyerang 🔥

Muka gw hancur lebur.

Awalnya cuma muncul bintik-bintik kecil kayak komedo, tapi karena gw sering garuk dan pencet, malah ninggalin bekas hitam-hitam di muka. Foto ini diambil sekitar pertengahan 2017. Tekstur muka gw kasar banget, jerawatnya ada isinya kayak titik-titik keras — kalau dipencet keluar kayak bubuk nasi 😭

Mulailah gw panik dan beli-beli skincare.
Waktu itu gw lagi tinggal di Hongkong, dan di daerah Mong Kok tuh banyak banget toko skincare dari berbagai negara. Pokoknya setiap liat produk yang ada tulisan “ACNE” atau “PRONE ACNE”, langsung gw beli tanpa mikir dua kali.
Sampai nggak sadar, udah numpuk berbagai merek di kamar: Neutrogena, Nature Republic, SK-II, Laneige, LUSH, dan lain-lain.

Di tengah frustrasi itu, gw cuma bisa mikir:
“KENAPA? Kok bisa? AZAB kali ya 😭”

Eksperimen Gagal: Cuka Apel

Sempet juga gw nurut saran orang-orang buat coba cuka apel.
Hasilnya? Muka gw kebakar! 😭
Gosong, perih, ngelupas gede-gede, dan di bawah kulit yang kering itu malah keluar nanah.
Tiga hari nangis sejadi-jadinya.
Oh my God… help me.

Perasaan & Lingkungan

Jujur, gw sempat depresi.
Apalagi kalau lagi pulang ke Indonesia — beda banget sama di luar negeri.
Di luar, orang cuek aja mau muka lo hancur kek, jerawatan sekebon kek.
Tapi di sini?
Eh kok mukanya gitu? Jorok ya? Jarang bersihin muka kali!
Padahal mereka nggak tau, gw tuh udah usaha sekuat tenaga buat sembuh — bisa jadi malah lebih rajin daripada mereka! Tapi hasilnya? Nihil. Tambah stres!

Titik Balik

Akhirnya gw mikir, mungkin masalahnya bukan di skincare, tapi di gaya hidup gw sendiri.
Gw emang asal makan, semua yang keliatan enak gw lahap tanpa mikir.

Akhirnya gw memutuskan buat ubah gaya hidup total.
Mulai dari:

  • Minum air putih banyak (sampe bikin alarm tiap 1 jam buat minum segelas air 💧)

  • No gula

  • No susu

  • Dua minggu full cuma makan oatmeal campur air hangat 😅

  • Gak begadang

  • No makeup (kecuali alis & liptint, itu pun kalau keluar rumah selalu pake masker)

Dan percaya nggak percaya — dalam dua minggu, muka gw jauh membaik!
Bekas masih ada, tapi jerawatnya reda banget.
Anehnya, skincare yang dulu gak mempan, sekarang malah berfungsi.
Dari situ gw sadar, kuncinya ada di pola hidup.

Karena begitu gw mulai makan seenaknya lagi…
Boom 💥 — jerawat balik lagi.
Tapi waktu gw balik ke pola hidup sehat, pelan-pelan kulit gw membaik lagi.

Kesimpulan

Intinya:
Jangan males dan harus disiplin.
Gw tau ini berat banget, apalagi buat orang kayak gw.
Sekarang muka gw belum bersih sempurna, tapi jauh lebih baik dari sebelumnya.

Perjalanan ini belum selesai, tapi setidaknya gw udah nemuin arah yang benar 💪

Comments

Popular posts from this blog

EP.1TIPS "Apakah Double Cleansing Itu Penting?"

  🫧 Apakah Double Cleansing Itu Penting? (Atau cuma trik biar kita beli dua sabun sekaligus?) Hai gengs skincare-an dan calon-calon kulit glowing alami~ Pernah nggak sih liat orang di TikTok atau Instagram yang bilang: “Kunci kulit bersih tuh  double cleansing, bestie! ” Terus lo mikir, “Lah… double cleansing apaan lagi? Satu aja udah mager, ini disuruh dua kali cuci muka?” 😭 Tenang, tenang. Mari kita bahas dengan kepala (dan pori-pori) yang dingin. 💄 Jadi, Apa Itu Double Cleansing? Double cleansing itu artinya  cuci muka dua kali , tapi bukan pakai sabun yang sama dua kali ya. Langkahnya kayak gini: First Cleanse:  pakai  oil cleanser  atau  micellar water  buat ngangkat makeup, sunscreen, dan kotoran berbasis minyak. Second Cleanse:  baru deh pakai  facial wash  atau  foam cleanser  buat bersihin sisa kotoran yang berbasis air. Logikanya simpel banget: Kotoran berbasis minyak → hilangnya pakai minyak. Kotoran berbasis...

Hai, Nama Aku Furi and Honestly, My Life is a Lot

  Halo! Welcome to my little corner of the internet — yang sejujurnya baru aku bikin karena ngerasa butuh tempat. Bukan tempat makan (walaupun itu juga super penting buat aku), tapi tempat buat cerita. Karena kalau diceritain ke orang, kadang yang ada malah jadi bahan gosip. Kalau disimpen sendiri, ya numpuk. Jadi nulis aja sekalian, right? Nama aku Furi.  Perempuan biasa yang hidupnya kalau diliat dari luar kelihatan chill. Tapi actually? Kepala aku itu penuh banget. Penuh keinginan, penuh rencana, dan somehow juga penuh masalah yang mostly aku bikin sendiri. Banyak keinginan = banyak drama (and I own that) Aku ini orangnya pengen banyak hal. Mau staycation di sini, mau nyobain resto baru itu, mau belajar hal ini, mau beli itu — tapi dompet dan waktu sering kali have their own agenda. Dan dari situlah lahir berbagai episode kecil dalam hidup aku yang kelihatannya sepele tapi cukup bikin pusing sendiri. "I'm not a problem solver. I'm literally the source of the problem. Ta...