Skip to main content

Posts

  Bahasa yang Tak Perlu Diucapkan Ada orang yang menunjukkan kekayaannya lewat logo, dan ada yang menyembunyikannya di balik kain linen yang sudah dicuci seratus kali. Yang kedua biasanya lebih kaya,bukan cuma secara rekening, tapi secara ketenangan.  Quiet luxury  bukan tentang berpura-pura sederhana; ia tentang sampai di titik di mana kamu tidak lagi perlu membuktikan apa-apa kepada siapa pun, termasuk dirimu sendiri. Kemewahan yang Ingin Dilihat Aku pernah berpikir bahwa kemewahan adalah soal seberapa banyak yang bisa dilihat orang lain. Semakin besar rumah, semakin mengilap mobil, semakin jelas pesannya:  aku sudah sampai . Ini logika yang wajar, sebenarnya,di usia-usia awal membangun hidup, validasi eksternal terasa seperti bukti bahwa kerja keras kita berbuah. Ada kepuasan tersendiri ketika orang lain melihat pencapaian itu dan mengangguk. Tapi validasi semacam ini punya sifat yang licin: ia butuh terus-menerus diperbarui. Rumah besar hari ini akan terasa biasa...
Recent posts

The Root I Almost Didn't Reach For

  TENTANG RASA SYUKUR The Root I Almost Didn't Reach For JUNI 2026 gratitude · a quiet reckoning "Ada hal-hal yang tidak pernah benar-benar pergi ,termasuk orang-orang yang memilihmu, bahkan di hari-hari kamu lupa memilih dirimu sendiri." Di luar jendela kamarku, hujan turun dengan cara yang paling  gentle   tidak deras, tidak dramatis. Hanya cukup untuk membuat daun-daun tampak lebih hijau dari biasanya, dan udara membawa petrichor yang selalu terasa seperti pelukan lama. Ada sesuatu yang  grounding  dari hujan seperti ini. Ia tidak memaksamu untuk merasa apapun. Ia hanya ada. Beberapa hari terakhir, aku bangun dengan kepala yang terasa seperti diisi pasir basah. Mata sembab, rambut tidak karuan, badan yang diam-diam meminta kompensasi atas segala yang sedang diproses, karena memang begitu cara tubuhku bekerja saat  stress  datang berkunjung tanpa diundang. Dia selalu minta jatah makan lebih. · · · Lalu, di tengah-tengah tidur yang tidak benar-benar t...

EP.4 MONTANYA "Sumbing via Garung — Latihan Sebelum Kerinci "

Gw disuruh "pemanasan" dulu sebelum Kerinci. Spoiler: pemanasannya lumayan nguras juga, tapi it's giving different energy dari Rinjani. FU Furi Hiking Diaries  ·  6 min read Jadi sebelum drama Kerinci yang udah gw ceritain sebelumnya, ada satu chapter yang hampir gw skip — pendakian Gunung Sumbing via Garung. Ini adalah momen di mana Mamad, dengan penuh pertimbangan dan tanggung jawab sebagai sahabat sekaligus porter, bilang ke gw:  "kamu harus latihan dulu sebelum Kerinci." Dan "latihan dulu" versi Mamad itu artinya: naik gunung 3.371 mdpl. Wonosobo. Via jalur paling populer di Jawa Tengah. Gw manut aja karena gw percaya dia. Atau mungkin karena gw belum sepenuhnya sadar konsekuensinya. Probably both. "Mamad bilang ini latihan. Gw pikir latihan itu kayak jogging pagi. Ternyata latihan versi Mamad itu naik gunung. Noted. Untuk diingat dan tidak diulang lagi — tapi tetep diulang." Tim kecil dengan energy yang besar Trip kali ini formasi-nya le...

Langit yang Tak Pernah Menjadi Rumah

SEBUAH ANALOGI PERJALANAN & MIMPI YANG TAK BERLABUH Ada pesawat yang terbang bukan karena ia tahu ke mana perginya, melainkan karena ia terlalu takut untuk diam di tanah yang sepi. Bayangkan sebuah pesawat kecil. Ia lahir di landasan yang sudah sunyi sejak lama — tidak ada lampu sorot yang menyambutnya mendarat, tidak ada tangan yang melambaikan bendera ketika ia lepas landas. Kedua mesinnya menyala sendiri. Rodanya menggelinding sendiri. Ia belajar terbang sendiri. Begitulah Riri ,seorang perempuan muda yang kehilangan kedua orangtuanya terlalu dini. Langit m enjadi rumahnya bukan karena ia memilih, tetapi karena rumah yang sesungguhnya sudah lama runtuh. Ia terbang terus, mengisi tangki bahan bakarnya dengan kenangan yang makin pudar, dan berharap di suatu ketinggian nanti, ada sinyal yang menuntunnya pulang. Lalu datanglah Raka ,elaki yang pesawatnya berbeda. Pesawatnya besar, hangat, dengan kokpit yang selalu ramai. Di sana ada seorang ibu yang selalu menyiapkan bekal sebelum p...

EP.2 SKINCARE "The Holy Trinity of Face Wash: Betadine Merah, Cetaphil & L'Oréal Pink"

  SKINCARE · FACE WASH REVIEW The Holy Trinity of Face Wash: Betadine Merah, Cetaphil & L'Oréal Pink Punya tiga sabun cuci muka dengan fungsi yang beda-beda itu bukan aneh — itu smart. Ini full breakdown kenapa. Wait, tiga sabun sekaligus? That's actually genius. Oke jadi mungkin kamu pernah dapet judge karena punya multiple face wash di kamar mandi. Tapi hear me out — kulit wajah itu bukan sesuatu yang static. Dia berubah setiap hari, tergantung cuaca, stress, hormon, tidur kamu semalam, bahkan makanan kamu kemarin. Masuk akal dong kalau cleansing step — which is literally the foundation of any skincare routine — juga disesuaikan sama kondisi kulit hari itu? Dan ini yang bikin pendekatan "rotate based on skin's mood" itu legitimately makes sense secara skincare science. Cleansing yang tepat = active ingredients yang kamu pakai afterward bisa absorb lebih baik. Wrong cleanser di hari yang salah? Sia-sia deh serum 300 ribumu. Betadine Facial Wash si merah antis...

EP.3 MONTANYA "Tenda terbang, jadi saksi"

  Tenda terbang, jadi saksi Gunung Gede, Jabar Berdua Gigi Misi patah hati Okay, jadi — ini bukan pendakian biasa. Ini  friendmoon . Honeymoon versi persahabatan. Dan kalau lo nanya kenapa kita milih naik gunung buat ngejalanin misi healing, jawabannya simpel: sometimes lo nggak butuh waktu, lo butuh ketinggian. Dan buat pertama kalinya dalam hidup, gue naik gunung  tanpa Mamad . Selama ini doi yang handle semua — itinerary, tenda, nyetir, logistik. Kali ini? Semuanya gue. Dan honestly? Gue baru ngerti seberapa besar effort-nya jadi Mamad. Respect level naik drastis, bro. Soal si Gigi:  Sahabat gue yang lagi dalam proses move on dari si Rido. Misi kali ini clear banget — temenin dia, kasih dia experience baru, dan kenalin dia ke dunia per-gunung-an. Spoiler alert: misinya sukses total. Kita sama-sama anak belanja, so obviously... Satu hal yang makin bikin kita bonding adalah fakta bahwa nature kita literally sama —  belanja dulu, pikir nanti . Gue beli semua per...

EP.1 SKINCARE REVIEW "LRP Cicaplast B5 vs Embryolisse Lait-Crème: Mana yang Worth It for You?"

SKINCARE BATTLE · REVIEW LRP Cicaplast B5 vs Embryolisse Lait-Crème: Mana yang Worth It for You? Two iconic moisturizers, two very different vibes — let's settle this, bestie. ✨ Wait, kenapa dua ini di-compare? Okay jadi ceritanya, dua produk ini sering banget muncul di skincare radar, especially kalau kamu lagi cari moisturizer yang bisa kerja keras tapi tetap  aesthetic . Yang satu dari La Roche-Posay — brand dermat-approved dari Prancis yang udah super legendary — satunya lagi Embryolisse, cult product-nya para makeup artist Paris yang kalo kamu scroll TikTok pasti pernah liat. Both are French, both are beloved, tapi honestly? Mereka itu different universe. Let's break it down. Quick look: the contenders 🥊 LA ROCHE-POSAY Cicaplast Baume B5 ✓ Ultra-rich, tekstur tebal ✓ Hydration level: chef's kiss ✓ Best untuk barrier repair ✗ Berat, bukan untuk daily makeup ✗ Di kulit tertentu bisa "longsor" EMBRYOLISSE Lait-Crème Concentré ✓ Lightweight, fast-absorbing ✓ Per...